Kalkulator Pajak Penghasilan
Perkirakan pajak penghasilan tahunan dengan lapisan progresif yang disederhanakan. Lihat estimasi pajak terutang dan tarif efektif Anda — untuk belajar dan perencanaan kasar, bukan untuk mengisi SPT.
Hitung
Hitung
Hasil
Rumusnya
Pajak adalah jumlah dari setiap tarif lapisan yang diterapkan hanya pada penghasilan di dalam lapisan itu. Tarif efektif = pajak ÷ penghasilan × 100. Halaman negara tertentu bisa memakai tabel pita berbeda.
Contoh perhitungan
- Penghasilan kena pajak Rp60.000.000 (lajang, pita disederhanakan gaya progresif)
- Lapisan pertama dengan tarif lebih rendah, lalu lapisan lebih tinggi pada sisa
- Jumlahkan irisan lapisan untuk total pajak; bagi dengan Rp60.000.000 untuk % efektif
Hasil: Estimasi pajak dan tarif efektif ditampilkan di panel hasil
Cara estimasi pajak bekerja
Sistem progresif memajaki irisan penghasilan dengan tarif yang naik. Memasuki lapisan lebih tinggi menaikkan tarif pada rupiah di atas ambang — bukan pada setiap rupiah yang Anda hasilkan.
Penumpukan lapisan
Untuk setiap pita [sebelumnya, batas], kami memajaki min(penghasilan, batas) − sebelumnya dengan tarif pita itu, lalu lanjut sampai penghasilan habis. Hasilnya adalah pajak statutori sebelum sebagian besar penyesuaian dunia nyata.
Status pelaporan
Pada tabel default (gaya US-style di mesin generik), “menikah” memakai pita lebih lebar daripada “lajang”. Status lain dan aturan PTKP Indonesia tidak dimodelkan penuh di halaman generik ini — gunakan halaman negara bila tersedia, atau materi DJP untuk PPh orang pribadi.
Varian negara
Jika halaman terikat negara (misalnya US atau GB), mesin mengganti tabel pita atau logika personal allowance. Selalu baca metodologi khusus negara di URL tersebut. Untuk Indonesia, rujuk tarif PPh Pasal 17 dan ketentuan PTKP di situs DJP.
Yang tidak kami modelkan
PTKP, biaya jabatan, iuran pensiun, kredit pajak, PPh 21 detail per slip gaji, PPh Final, dan aturan perjanjian pajak dihilangkan. Potongan di slip gaji bukan sama dengan kewajiban akhir di SPT.
Fakta menarik
Lapisan progresif
Dalam sistem progresif, tarif lebih tinggi hanya berlaku pada penghasilan di atas setiap ambang — bukan pada seluruh gaji. Melewati lapisan tidak memajaki ulang setiap rupiah sebelumnya.
PPh dan DJP
Di Indonesia, pajak penghasilan orang pribadi diatur dalam UU PPh dan diadministrasikan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Kalkulator lapisan sederhana menghilangkan sebagian besar detail PTKP dan kredit.
Tarif marginal vs efektif
Tarif marginal adalah pajak pada rupiah berikutnya. Tarif efektif adalah total pajak dibagi total penghasilan — biasanya jauh lebih rendah.
Potongan ≠ tagihan akhir
PPh 21 di slip gaji adalah uang muka. SPT Tahunan merekonsiliasi apa yang sudah dibayar versus kewajiban sebenarnya.
Status dan PTKP berpengaruh
Status kawin/anak dan PTKP dapat membuat penghasilan bruto yang sama menghasilkan pajak berbeda — DJP memutakhirkan ketentuan setiap tahun pajak.
Pertanyaan yang sering diajukan
Tidak. Gunakan e-Filing DJP, software resmi, atau konsultan pajak untuk pelaporan. Ini ilustrasi sederhana lapisan progresif untuk edukasi.
Marginal adalah tarif pada rupiah kena pajak berikutnya. Efektif adalah total pajak ÷ total penghasilan — hampir selalu lebih rendah daripada lapisan teratas Anda.
Ya. Lebar pita berbeda pada tabel default. Situasi lain dan PTKP Indonesia tidak dimodelkan penuh di sini.
Tidak secara rinci. Estimasi ini fokus pada lapisan pajak penghasilan progresif, bukan seluruh potongan slip gaji.
Di situs pajak.go.id (DJP): tarif PPh Pasal 17, PTKP, dan panduan SPT diperbarui untuk setiap tahun pajak. Gunakan sumber itu untuk angka terkini.
Referensi
- Pajak penghasilan orang pribadi Tarif resmi, PTKP, e-Filing, dan informasi SPT untuk Indonesia.
- Undang-undang perpajakan Kerangka kebijakan fiskal dan peraturan perpajakan nasional.
- Statistik keuangan rumah tangga Konteks distribusi pendapatan di Indonesia.