Hitung

Hitung

Measurements convert when you switch units

kg

Updates as you type

Hasil

Rumusnya

Kebutuhan ≈ berat (kg) × faktor gram/kg. Faktor naik untuk defisit kalori (cut), surplus otot (bulk), dan aktivitas tinggi. Hasil adalah target harian kasar, bukan batas kaku.

Protein (g/hari) ≈ m_kg × faktor(tujuan, aktivitas)

Contoh perhitungan

  1. Berat 75 kg, maintain, aktivitas sedang
  2. Faktor contoh ~1,6 g/kg → ≈ 120 g/hari
  3. Aktivitas tinggi atau cut/bulk memakai faktor berbeda

Hasil: ≈ 120 g protein/hari (contoh maintain)

Bagaimana kebutuhan protein diperkirakan

Alat mengalikan massa tubuh dengan faktor yang bergantung pada tujuan dan aktivitas. Ini penyederhanaan dari literatur nutrisi olahraga dan kebutuhan dasar.

Faktor gram per kilogram

Maintain memakai faktor sedang; cut sering sedikit lebih tinggi untuk menjaga massa otot saat defisit; bulk mendukung sintesis protein saat latihan beban. Aktivitas tinggi menaikkan faktor.

Konteks AKG Indonesia

Angka Kecukupan Gizi (AKG) menetapkan kebutuhan protein dasar per kelompok usia/jenis kelamin yang lebih rendah daripada target atlet. Untuk populasi umum, AKG/Kemenkes adalah acuan kebijakan; kalkulator ini menampilkan rentang yang sering dipakai untuk tujuan latihan.

Yang tidak dimodelkan

Tanpa penyakit ginjal, alergi, diet medis, atau distribusi per makan. Penderita gangguan ginjal atau metabolik harus mengikuti saran dokter/ahli gizi.

Fakta menarik

Protein hewani dan nabati

Sumber lengkap bisa dari hewani atau kombinasi nabati (tempe, tahu, kacang, biji). Tempe dan tahu adalah stapel protein terjangkau di Indonesia.

Sebarkan sepanjang hari

Banyak praktisi menyarankan 20–40 g protein per makan utama alih-alih satu porsi besar di malam hari.

Cut butuh protein cukup

Saat defisit kalori, protein memadai membantu mempertahankan massa otot bersama latihan beban.

Lebih banyak tidak selalu lebih baik

Di atas titik tertentu, manfaat tambahan menurun; total energi dan latihan tetap penentu utama.

Label gizi kemasan

Cek gram protein per sajian pada kemasan BPOM/label gizi untuk melacak asupan harian.

Pertanyaan yang sering diajukan

Untuk orang aktif, rentang kasar sering ~1,2–2,2 g/kg tergantung tujuan. Kalkulator memilih faktor menurut tujuan dan aktivitas yang Anda pilih.

Tidak selalu. AKG menetapkan kecukupan dasar populasi. Target latihan/olahraga biasanya lebih tinggi daripada AKG dasar.

Ya dengan perencanaan: tempe, tahu, kacang-kacangan, biji, susu/produk fermentasi, dan bila perlu bubuk protein nabati.

Bagi orang sehat biasanya toleransi luas, tetapi kondisi ginjal atau medis tertentu memerlukan batasan. Konsultasikan tenaga kesehatan.

Alat memakai berat yang Anda masukkan. Pada obesitas, beberapa praktisi memakai massa tubuh ideal atau massa bebas lemak — diskusikan dengan ahli gizi.

Tidak. Shake hanya praktis; makanan utuh tetap bisa memenuhi target.

Pakai kalkulator makro untuk karbo dan lemak setelah menetapkan kalori dan protein.

Kebutuhan protein per kg sering disarankan tetap memadai atau sedikit lebih tinggi untuk mencegah sarkopenia — personalisasi dengan ahli gizi geriatri.

Referensi

  1. Angka Kecukupan Gizi (AKG) — Kementerian Kesehatan RI Acuan kecukupan gizi nasional termasuk protein.
  2. Dietary protein and muscle health (ISSN / sports nutrition literature) — International Society of Sports Nutrition (position stands) Rentang protein untuk individu aktif dan latihan beban.
  3. WHO / FAO protein requirements (background) — WHO Kerangka kebutuhan protein populasi umum.

Panduan edukatif saja — bukan saran medis atau diet terapeutik. Individu dengan penyakit ginjal, metabolik, atau kehamilan/menyusui harus berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi.

Terakhir ditinjau: 2026-09-19 — Ditinjau oleh: Redaksi Mr. Calco

Sematkan kalkulator ini

Tambahkan kalkulator ini ke situs Anda dengan widget iframe gratis.

Tema

Widget menyesuaikan lebar kontainernya dan mengatur tinggi secara otomatis.